Senin, 27 Oktober 2025

Menampilkan Data Tabel Guru ke web dengan bahasa pemrograman PHP

 Langkah -Langkah

1. Buka CMD; 

2. Masuk kedalam database MariaDB;

  • C:\Users\A-20>cd c://xampp/mysql/bin/
  • c:\xampp\mysql\bin>mysql -u root -p (enter)

3. Tampilkan semua database kemudian Aktifakan/Pilih database menggunakan query USE;

  • MariaDB [(none)]> show databases;
  • MariaDB [(none)]> use db_smk;

4. Buat Tabel tb_guru menggunakan perintah CREATE;

  • MariaDB [db_smk]> CREATE TABLE tb_guru(
  •     -> nip int(25)not null,
  •     -> nama_guru varchar(200)not null,
  •     -> jenis_kelamin varchar(15)not null,
  •     -> tempat_lahir varchar(50)not null,
  •     -> tanggal_lahir date,
  •     -> nama_ibukandung varchar(100)not null,
  •     -> primary key(nip));

5. Isi minimal 3 baris data menggunakan INSERT;

  • MariaDB [db_smk]> INSERT INTO tb_guru VALUES('1001','Agri','Laki-Laki','Sumedang','1994-08-17','Anah');
  • MariaDB [db_smk]> INSERT INTO tb_guru VALUES('1002','Fahrul','Laki-Laki','Pandeglang','1990-02-25','Anis');
  • MariaDB [db_smk]> INSERT INTO tb_guru VALUES('1003','Priambudi','Laki-Laki','Pandeglang','2007-05-10','Siti');

6. Tampilkan menggunakan perintah SELECT;

  • MariaDB [db_smk]> SELECT * FROM tb_guru;





7. Siapkan Aplikasi texteditor( VS Code);
8. Ketik Script/koding seperti di bawah;
Script / Koding  


<h1>Data Guru</h1>
<table border="1" width="800" cellspacing="0" cellpadding="5">
    <tr>
        <th>NIP</th>
        <th>Nama Guru</th>
        <th>Jenis Kelamin</th>
        <th>Tempat Lahir</th>
        <th>Tanggal Lahir</th>
        <th>Nama Ibu Kandung</th>
    </tr>

    <?php
    include "conn/config.php";
    $perintah = "SELECT * FROM tb_guru";
    $query = mysqli_query($koneksi, $perintah);

    while ($data = mysqli_fetch_assoc($query)) {
        echo "<tr>
            <td>{$data['nip']}</td>
            <td>{$data['nama_guru']}</td>
            <td>{$data['jenis_kelamin']}</td>
            <td>{$data['tempat_lahir']}</td>
            <td>{$data['tanggal_lahir']}</td>
            <td>{$data['nama_ibukandung']}</td>
        </tr>";
    }
    ?>
</table>



9. Tampilkan hasil dari script koding PHP di browser ( Crome )

Hasil Output:




Minggu, 26 Oktober 2025

Menampilkan data tabel siswa ke website

Menampilkan data tabel siswa ke website

<h1>Data Siswa</h1>
<table width="600" border="1">
    <tr>
        <td>NIS</td> <td>Nama Siswa</td> <td>Jenis Kelamin</td>
        <td>Tempat Lahir</td> <td>Tanggal Lahir</td>
        <td>Nama Ibu Kandung </td>
    </tr>
<?php
include"conn/config.php";
$perintah="select * from tb_siswa";
$query=mysqli_query($koneksi,$perintah);
while($data=mysqli_fetch_row($query))
{ echo"
    <tr>    
        <td>$data[0]</td> <td>$data[1]</td> <td>$data[2]</td>
        <td>$data[3]</td> <td>$data[4]</td>
        <td>$data[5] </td>
    </tr>";
}
?>
</table>

hasil / output :


 

DML

 

DML(Data Manipulation Language)

A. Pengertian DML

DML adalah sub-bahasa sql yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database. perintah yang digunakan diantaranya adalah:

1) INSERT. Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukan data baru kedalam tabel. INSERT digunakan setelah Database dan tabel selesai dibuat

sintaks perintahnya :1.INSERT INTO nama_tabel values (data1,data2,.....n);

2.INSERT INTO nama_tabel  (kolom1,kolom2,kolom5)values (data1,data2,data5);

contoh :

1. CD C://xampp/mysql/bin

2. C:\xampp\mysql\bin>mysql -u root -p

3. MariaDB [(none)]> show databases;

4. MariaDB [(none)]> use db_smk;

5. MariaDB [db_smk]> show tables;

6. MariaDB [db_smk]> INSERT INTO tb_siswa 

   VALUES('123','Aan','Laki-laki','Pandeglang','2005-11-30','Siti');


7. MariaDB [db_smk]> INSERT INTO tb_siswa(nis,nama,jenis_kelamin,nama_ibukandung)

   VALUES('124','Iin','Perempuan','Ani');


6. MariaDB [db_smk]> INSERT INTO tb_siswa 

   VALUES('125','Nama_sendir','Laki-laki','Pandeglang','2005-11-30','ibu');


Senin, 13 Oktober 2025

IF ELSEIF

 

Refleksi Pembelajaran: Materi IF dan ELSE IF

Pada pembelajaran kali ini, saya mempelajari tentang struktur percabangan dalam pemrograman, khususnya penggunaan if dan else if. Materi ini sangat penting karena memungkinkan program untuk mengambil keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Dengan kata lain, program bisa menjalankan perintah yang berbeda tergantung pada situasi yang terjadi.

Awalnya, saya sedikit bingung dalam memahami bagaimana alur logika percabangan bekerja, terutama ketika terdapat banyak kondisi yang harus diuji. Namun, setelah mempelajari lebih dalam dan mencoba menulis beberapa contoh kode, saya mulai memahami bahwa:

  • if digunakan untuk mengecek kondisi pertama.

  • else if digunakan untuk mengecek kondisi tambahan jika kondisi sebelumnya tidak terpenuhi.

  • else digunakan sebagai "jalan terakhir" jika semua kondisi sebelumnya tidak terpenuhi.

Contoh logika ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika menentukan nilai huruf dari angka:

Skript

<form method="post" action="#">
<label>Masukan Nilai</label><br>
<input type="text" name="predikat">
<input type="submit" value="Proses">
</form>
<?php
$predikat=$_POST['predikat'];
if($predikat >= 60 && $predikat <= 70)
{print"Predikat D = Kurang Cukup";}
elseif($predikat >= 71 && $predikat <= 80)
{print"Predikat C = Cukup";}
elseif($predikat >= 81 && $predikat <= 90)
{print"Predikat B = Baik";}
elseif($predikat >= 91 && $predikat <=100)
{print"Predikat A = Sangat Baik";}
else
{print"Predikat Tidak Ditemukan";}
?>

Output:


Dari pembelajaran ini, saya jadi sadar kalau dalam pemrograman itu nggak cuma soal ngafalin kode atau sintaks aja, tapi juga butuh cara berpikir yang logis. Kita harus ngerti alur pikirannya, gimana komputer ngerjain perintah satu per satu, dan kenapa hasilnya bisa kayak gitu.

Saya juga jadi pengin lebih sering latihan bikin program sederhana pakai if dan else if, biar makin paham cara kerja percabangan. Soalnya, makin sering nyoba, makin ngerti mana yang benar dan mana yang masih salah. Saya juga belajar kalau nyari kesalahan di kode (debugging) itu penting banget, karena kadang programnya jalan tapi hasilnya nggak sesuai karena ada logika yang keliru—dan itu nggak selalu ketahuan dari error.

Secara keseluruhan, belajar if dan else if bikin saya makin ngerti gimana bikin program yang bisa ngikutin kondisi atau input dari pengguna, jadi lebih fleksibel dan nggak kaku.




Senin, 06 Oktober 2025

Fungsi Rekursif

Pemrograman Web

Fungsi Rekursif

    Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri. fungsi ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah seperti faktoral, bilangan fibonaci, pemrograman dinamis dan sebagainya.

1.Faktorial

Faktorial dari suatu bilangan bulat positif n (ditulis n!) adalah hasil perkalian semua bilangan bulat dari 1 sampai n.

Contoh:

  • 5! = 5 × 4 × 3 × 2 × 1 = 120

  • 3! = 3 × 2 × 1 = 6

  • 0! = 1 (secara definisi matematika)

 

contoh penerapan fungsi rekursif pada faktorial.

<?php
function faktorial($angka)
{
    if($angka<2)
    {
        return 1;
    }
    else
    {
        return ($angka * faktorial($angka-1));
    }
}
?>
<?php echo"Faktorial 4 adalah  :",faktorial(4);?>

Hasil Outputnya:




2.Fibonaci

    
    Bilangan Fibonacci adalah deret angka yang setiap angkanya merupakan hasil penjumlahan dari dua angka sebelumnya. Deret ini dimulai dengan 0 dan 1, dan selanjutnya setiap angka dalam deret tersebut adalah jumlah dari dua angka sebelumnya.

Contoh deret Fibonacci dimulai seperti ini:

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, dan seterusnya.

Secara matematis, deret Fibonacci dapat dituliskan dengan rumus:

F(n)=F(n1)+F(n2)F(n) = F(n-1) + F(n-2)
dengan kondisi awal:
F(0)=0F(0) = 0
F(1)=1F(1) = 1

Deret Fibonacci banyak ditemukan dalam berbagai bidang, seperti matematika, komputer, biologi, dan bahkan seni. Dalam alam, pola Fibonacci muncul di banyak tempat, seperti jumlah kelopak bunga atau susunan daun pada batang tanaman.

Berikut adalah contoh perhitungan deret Fibonacci:

  1. F(0) = 0

  2. F(1) = 1

  3. F(2) = F(1) + F(0) = 1 + 0 = 1

  4. F(3) = F(2) + F(1) = 1 + 1 = 2

  5. F(4) = F(3) + F(2) = 2 + 1 = 3

  6. F(5) = F(4) + F(3) = 3 + 2 = 5

  7. F(6) = F(5) + F(4) = 5 + 3 = 8

  8. F(7) = F(6) + F(5) = 8 + 5 = 13

  9. F(8) = F(7) + F(6) = 13 + 8 = 21

  10. F(9) = F(8) + F(7) = 21 + 13 = 34

contoh penerapan fungsi rekursif pada bilangan fibonacci.

<?php
function fibonacci($n) {
    if ($n <= 1) {
        return $n;
    }
    return fibonacci($n - 1) + fibonacci($n - 2);
}
echo "Fibonacci ke-10: " . fibonacci(10);
?>



Hasil Outputnya:





Minggu, 05 Oktober 2025

Membuat Kode Dalam Pemrograman

 

Membuat Kode Fungsi dalam Pemrograman

 

Membuat Kode Fungsi dalam Pemrograman

A. Konsep Fungsi dalam Pemrograman  Aplikasi Web di sisi Server

    Fungsi dalam bahasa pemrograman adalah kode program yang di rancang untuk menyelesaikan sebuah tugas tertentu dan merupakan bagian dari program utama. format dasar sebuah fungsi adalah sebagai berikut : 

function nama_fungsi($parameter1,$parameter2)
{
    //kode program fungsi
      return $nilai_akhir;
}  

Keterangan:
1. kata function adalah instruksi kepada PHP bahwa kita akan membuat fungsi.
2. nama_fungsi adalah nama dari fungsi yang akan ditulis.
3. $paramater1, $parameter2 adalah variabel perantara yang akan menyimpan inputan yang diperlukan 
    dalam pemrosesan fungsi(argmen). hal tersebut bergantung kepada kebutuhan. kita bebas
    merancang seberapa banyak parameter yang dibutuhkan.
4. perintah return adalah perintah khusus untuk  fungsi. dalam hal ini kata return menginstruksikan
    kepada PHP bahwa pemrosesan fungsi telah selesai. perintah return $nilai_akhir berarti bahwa
    fungsi akan mengembalikan $nilai_akhir sebagai hasil dari fungsi  

B. Prosedur Penggunaan Fungsi dalam Pemrograman Web

Ada beberapa jenis penggunaan fungsi dalam pemrograman web yaitu:
1. Fungsi Tanpa Parameter
    Penggunaan fungsi tanpa parameter atau tanpa nilai balik biasanya disebut juga dengan prosedur
    dalam pemrograman PHP. Jika fungsi tanpa parameter, maka fungsi diikuti dengan tanda kurung()
    saja, kemudian langsung diisi dengan perintah yang diinginkan seperti contoh berikut.


<?php
function kenalan()
{
    echo"Assalamualaikum<br>";
    echo"Perkenalkan Nama saya Ahmad <br>";
    echo"senang berkenalan dengan anda <hr>";
}
?>
<?php kenalan(); ?>

Hasil tampilan :


2. Fungsi Menggunakan Parameter


<?php
function kenalan_nama($nama,$alamat)
{
    echo"Assalamualaikum<br>";
    echo"Perkenalkan Nama saya $nama <br>";
    echo"Alamat saya di $alamat <br>";
    echo"senang berkenalan dengan anda <br><hr>";
}
?>
<?php kenalan_nama("Zaki","Jakarta"); ?>

Fungsi Dengan Nilai Default

 

FUNGSI DENGAN NILAI DEFAULT

3. Fungsi dengan Nilai Default

    Nilai default dapat  kita berikan diparamenter. Nilai default berfungsi mengisi nilai sebuah parameter, jika parameter tersebut tidak diisi nilainya. misalnya kita lupa mengisi parameter salam maka program akan error. oleh karena itu kita perlu memberikan nilai default agar tidak eror.

contoh:

<?php
//membuat fungsi perkenalan
function perkenalan($nama, $salam="Assalamualaikum")
{    
    echo"$salam <br>";
    echo"Perkenalkan nama saya $nama <br>";
    echo"Senang berkenalan dengan anda";
}
?>

<?php perkenalan("Priambudi","Hi"); ?>

Hasil Tampilan:





<?php
$saya="Priambudi";
perkenalan($saya);
?>



hasil Tampilan:


Tidak Ada Komentar:



Fungsi Menggunakan Nilai Balik (Return) dan Memanggil Fungsi Dalam Fungsi

PEMROGRAMAN WEB

Membuat Kode Fungsi Dalam Pemrogram

4.Fungsi Menggunakan Nilai Balik (Return)

    Setelah memproses nilai input hampir semua fungsi akan memberi nilai hasil pemrosesan tersebut (walaupun ada fungsi yang tidak memberikan nilai) cara fungsi memberikan nilainya ini sering disebut dengan menegembangkan nilai (return a value) nilai yang yang dikembalikan oleh sebuah fungsi dapat ditampung kedalam variebel atau langsung ditampilkan ke web browser.

Contoh:


<?php
//nama siswa=Muhammad Priambudi
function hitung_umur($thn_lahir,$thn_sekarang)
{
    $umur =$thn_sekarang-$thn_lahir;
    return $umur;
}
?>
<?php echo"umur saya adalah".hitung_umur(2007,2025)."tahun"; ?>

5.Memanggil Fungsi Dalam Fungsi


<?php
function kenalan ($nama,$salam)
 {
    echo "$salam <br>"; echo"Perkenalkan nama saya ".$nama."<br>";
    //memanggil fungsi lain
    echo "saya berusia ".hitung_umur(2007,2025)." tahun <br>";
    echo"Senang berkenalan dengan anda";
 }
    ?>

<?php kenalan ("Muhammad Priambudi","Assalammualaikum");?>
 
Output:



  Yang Sesuai dengan pencarian: